Sunday, January 17, 2016

CAUSATIVE HAVE/GET

             Salah satu bahasa yang ada di dalam genre of the text dalam blog belajar bahasa inggris pemula dengan cara sederhana adalah Causative have/get. berikut pembahasanya,


 CAUSATIVE HAVE/GET 

   Causative have dan get digunakan untuk menyatakan suatu pekerjaan yang dilakukan orang lain untuk si Subjek. Causative have berarti menyuruh/memerintahkan seseorang melakukan sesuatu, sedangkan causative get berarti meminta (dengan persuasif) seseorang melakukan sesuatu. 
                                   Rumus Active
S + have/has/had + Object¹ + V1 + Object²
S + get/gets/got + Object¹ + to V1 + Object

Contoh :
(1).  She   has   the shoemaker   mend   her shoes
        S               Someone/O¹         V1    something/O²
       (Dia menyuruh Pembuat sepatu  memperbaiki sepatunya)
                                             O¹                      V1                  O²
(2).  I had mechanic repair my car.
       (saya menyuruh mekanis memperbaiki mobil saya 

Contoh :
(1). She gets the shoemaker to mend her shoes.
       (Dia meminta Pembuat sepatu memperbaiki sepatunya)
              (2). I got the mechanic to repair my car.
                    (saya meminta mekanis memperbaiki mobil saya)
 
                          Rumus Passive
S + have/has/had + O + V3
S + get/gets/got + O + V3
      Contoh
      (1). The manager has the letter  typed.
                                                     O          V3
                                (Menejer menyuruh surat itu ditik)
                   (2). The manager gets the letter typed.
                    (Menejer meminta surat itu ditik)  

SUBJUNCTIVE WISH

            Salah satu bahasa yang ada di dalam genre of the text dalam blog belajar bahasa inggris pemula dengan cara sederhana adalah Subjunctoive wish. berikut pembahasanya,

SUBJUNCTIVE WISH

   Subjunctive/angan-angan digunakan untuk menyatakan/mengungkapkan harapan yang tidak dapat terpenuhi. 
          • Future
Rumus :  S¹ + wish + S² + could/would + V¹/be
            Contoh : I wish you would stop saying that.
                 (saya berharap kamu akan berhenti mengatakan itu)
                       I wish she would come to my party to night
                              (saya berharap dia akan dapat datang ke pesta saya minggu ini)
          • Present
Rumus : S¹ + wish + S² + V2/were
  Contoh : I wish you were old enough to marry me.
                         (saya berharap sekarang ini umurmu cukup tua untuk menikahi saya)
                 They wish they didn’t have to go to school today.
                         (mereka berharap sekarang ini mereka tidak harus pergi sekolah)
          • Past
Rumus : S¹ + wished + S² + had V3/could have V3
      Contoh : She wished she had had more time last night.
              (saya berharap tadi malam dia punya banyak waktu) 

RELATIVE PRONOUNS (kata ganti penghubung)



RELATIVE PRONOUNS (kata ganti penghubung) 


Relative Pronoun adalah kata yang digunakan untuk mengantikan salah satu pokok kalimat/bagian kalimat lainnya yang menghubungkan dua buah kalimat menjadi satu kalimat majemuk (complex sentence). Kata-kata yang digunakan sebagai penghubung yaitu: who, whom, whose, which, of which.
Rumus Umum :  
Jabatan dalam kalimat
orang
benda
Subjek
Objek
Kepunyaan (possesseve)
Who/that
Whom/that
whose
Which/that
Which/that
Of which
1.      Who/that: “yang”
Digunakan utk pengganti orang sbg subjek
Contoh: We know a lot of people.      They live in Jakarta
               S                     O                    S       
            We know a lot of people who live in Jakarta
   (They = a lot ao people, jabatan dalam kalimat subjek,) 

2.      Whom/that: “yang”
Digunakan untuk pengganti objek
Contoh: The girl feel in love with the man.      I met him last week.
                    S                                     O            S          O
              The girl feel in love with the man whom I met last week.
     (him = the man, jabatan sebagai objek)
                          

3.      whose: “yang punya”
Digunakan untuk mengganti kata ganti kepunyaan: my, your, our, his, their, its, her.
Contoh: We saw the people. Their car has been stolen.
               S               O           possessive
             We saw the people whose car had been stolen.
      (their car = mobilnya orang-orang. Orang yang dimaksud = the people) 

4.      which/that
Digunakan untuk mengganti kata benda/binatang sebagai subjek
Contoh:  I don’t like the stories.          They are printed in English.
                                         S
               I don’t like the stories that/which are printed in English.
(they = the stories/cerita adalah kata benda yg kedudukannya sebagai S)
My mother loves a red car very much.       I bought it last year.
                                                 O                                             O
               My mother loves a red car which/that I bought last year very much
( it = a red car, sebuah benda, jabatan sebagai objek)

6.      Of which
Digunakan untuk mengganti kata ganti kepunyaan/possessive untuk benda/binatang.
Contoh:   I sent the table back to the store.        Its  surface is not smooth.  
                                                                   Possessive
               I sent the table of which surface is not smooth back to the store.
(its surface/permukaannya meja. Meja yg dimaksud the table) 

7.      Where

8.      When

CONDITIONAL SENTENCES (kalimat pengandaian)



CONDITIONAL SENTENCES (kalimat pengandaian) 


  • Conditional sentence terdiri dari anak kalimat (sub clause) dan induk kalimat (mean clause) dimana bentuk tenses yang di pakai pada keduanya berbada.
  • Induk kalimat biasanya diawali dengan kata “if”. Jika anak kalimat mendahului induk kalimat maka setelah anak kalimat ada koma (,).
  • Ada 3 tipe conditional sentence   :

1.      Future Conditional (type 1)
Kalimat yang diucapkan dan kenyataan yang sebenarnya tidak bertolak belakang. Apa yang diucapkan, itulah yang diharapkan. Kemungkinan harapan terpenuhi di tipe ini adalah ada (bukan imajinasi) tapi kalau syarat terpenuhi.
Contoh: If I have much money, I will buy a new car.
      (jika saya punya uang, saya akan membeli mobil baru)
Pola : If + simple present      +    simple future/modal
           S + V1                            S + will/shall/can/must/may + V1
           S + am/is/are                 S + will shall/can/must/may + be
2.      Present Conditional (type 2)
   Kalimat yang diucapkan bertolak belakang dengan kenyataan yang sebenarnya di masa sekarang. Kalau kalimatnya (+), maka makna/meaning-nya (-) dan sebaliknya. Kemungkinan harapan terpenuhi di tipe ini adalah tidak ada (hanya imajinasi saja).
   Contoh :  (+) If I had time, I would go to the beach with you.
                  (Saya sebenarnya tidak punya waktu sekarang ini sehingga tidak bisa pergi)
   Pola:  If + simple past      +      past future/modal
            V2                            would/should/could/had to/might + V1
             Was/were                would/should/could/had to/might + be
   Di tipe ini hanya were saja yang dipakai.

3.      Past Conditional (type 3)
Kalimat yang digunakan untuk menyatakan kewajiban/kegiatan yang dilakukan dimasa lampau, tetapi tidak dilakukan/ tidak terpenuhi. Kalimat ini diucapkan bertolak belakang dengan kenyataan yang sebenarnya di masa lalu. Kalau kalimatnya (+), maka makna/meaning yang disampaikan (-) dan sebaliknya.
Kemungkinan harapan terpenuhi di tipe ini adalah tidak ada (hanya imajinasi saja)
Contoh : (+) If I had known you were there, I would have written you a letter.
( Jika saya tahu waktu dulu kamu berada di sana, saya sudah mengirim surat padamu- ini bermakna saya tidak mengirim surat karena saya tidak tahu kamu berada di sana)
      Pola: If  +  past perfect  +      past future perfect/modal perfect
                          Had + V3       would/should/could/had to/might + have + V3
                           Had been      would/should/could/had to/might + have been